Kinerja BUMD PT. Gresik Migas Dipertanyakan


Dewan (portalgresik.com) Kinerja  PT. Gresik Migas dipertanyakan Dewan. Pasalnya BUMD milik Pemkab tersebut sejak berdiri 29 November 2007 lalu kontribusinya terhadap PAD tidak jelas. Bahkan terkesan stagnan dan amburadul pengelolaannya.

Pengeboran Minyak Foto : istimewa

Kritik pedas tersebut dilontarkan Jumanto, anggota DPRD Gresik dari Fraksi Demokrasi Indonesia Perjuangan, saat sidang paripurna dengan agenda Pandangan akhir (PA) dan Pengambilan keputusan RAPBD 2011, Senin (13/12).

Menurut Jumanto, perusahaan yang bergerak di bidang Migas (minyak dan gas) di Kabupaten Gresik ini  tidak bisa memberikan kontribusi terhadap PAD (pendapatan asli daerah). Padahal, Pemkab Gresik sudah memberikan penyertaan  modal sebesar Rp. 2 Miliar.

“PT Gresik Migas selama ini pengelolaannya kami anggap amburadul. Karena itu, F-PDIP meminta Bupati-Wabup, Sambari Halim Radianto-Moch Qosim memperbaiki manajemen  BUMD Migas  tersebut, ” ujarnya keras.

Selain itu, F-PDIP juga mendesak Pemkab Gresik, agar meminta kepada PT Gresik Migas kembali membuat MoU (Memorandum  of Understanding) dengan perusahaan-perusahaaan pengelolaan Migas di Kabupaten Gresik, seperti PT Kodeco, PT AH (Amerada Hess) dan perusahaan gas lain di Gresik. ” Kami juga meminta PT Gresik Migas mengelola sumber Migas  ratusan sumur tua yang ada di Kabupaten Gresik, ” pinta politisi senior PDIP asal Kecamatan Dukun ini (vet)

Tinggalkan komentar anda