Kepala Desa Dilarang Lakukan Pembiaran


Wabup beri selamat kades yang dilantik (foto:humas)

MANYAR (portalgresik.com) -  Sudah waktunya masyarakat tidak lagi terkotak-kotak pro salah satu calon bupati/wabup seperti saat pilkada tahun lalu.  Masa dukung mendukung sudah berakhir.  Ini dikatakan Wakil Bupati Gresik, Moh. Qosim ketika melantik 6 kepala desa (kades) di Desa Tanggungrejo Kecamatan Manyar.

“Bersikaplah profesional, berilah pelayanan sepenuh hati dan jangan nodai masyarakat. akhiri pro dan kontra di masyarakat. Masa dukung-mendukung sudah usai,” ujar mantan Kepala SMAN 1 Gresik ini, Selasa (14/6)

Masih kata Qosim, para kades yang menjadi ujung tombak dan bersinggungan langsung dengan masyarakat  supaya tidak mengkhianati kepercayaan yang diberikan rakyat.  Mereka yang sudah memilih tidak akan kecewa dengan pilihannya.  Sementara warga yang tidak memilih saat pilkades agar dirangkul sehingga pembangunan di pemerintahan desa dapat berlnagusng lancar.

“Sebagai Kepala Desa yang baru, tolong  jangan melakukan pembiaran yaitu membiarkan miskin, membiarkan lapar, membiarkan bodoh, membiarkan sakit. Karena pemimpin yang demikian adalah yang tidak akan pernah masuk surga,” tambah Qosim lagi.

Sementara Kepala Desa yang dilantik adalah  Ir. Abdul Karim Aly menjabat sebagai kades Tanggulrejo, Manyar, Abu Khanan sebagai Kades Pejangganan Manyar,  Mas’ud sebagai Kades Wedoroanom-Driyorejo, Edy Suparno, SH sebagai Kades Kepuhklagen-Wringinanom, Khamid sebagai Kades Sidorejo-Bungah dan Abdur Rohman, S.Pd.i sebagai Kades Karangrejo-Ujungpangkah. (Vet)

Tinggalkan komentar anda