Warga Klangonan Protes PDAM


Warga Klangonan pantau valve di Kampungnya (foto:ik/portal-G)

KEBOMAS (portalgresik.com) – Akibat sejak bulan Juli 2011 air tidak mengucur di Desa Kelangonan Kecamatan Kebomas, warga memprotes PDAM.  Apalagi setiap pelanggan yang berjumlah 2500 di kawasan itu melapor tidak pernah ditanggapi. Bentuk protes mereka, menghalangi petugas PDAM yang mengatur alat valve (pengatur debit air) di RT 1.  Sebab otomatis warga RT yang lain tidak akan mendapatkan kucuran air.

Menghindari  hal-hal yang tidak diinginkan, Kades Kelangonan Muhajir bersama Kapolsek Kebomas, Yulianto dan perwakilan PDAM Zakariyah memfasilitasi pertemuan di salah satu rumah warga RT 1, Thoyyib.

“Selama ini aliran PDAM di Desa Klangonan tidak pernah merata. Bahkan selama 3 bulan ini warga  juga tidak kebagian air bersih.  Hanya waktu lebaran saja air keluar,” ujar Hudi, warga RT 3

Menurut Abdul Salim, Ketua BPD Kelangonan, persoalan air PDAM muncul setelah saluran dari tandon utama Sunan Prapen diputus pada Juli 2011 lalu. Akibatnya pasokan air pun tidak merata dan banyak macetnya. Apalagi dipasang valve.

“Akibatnya warga kesulitan air bersih. Untuk memenuhi kebutuhan, warga membeli air tangkian,” kata Salim kepada wartawan, Rabu (7/9)

Dalam pertemuan itu Zakariyah mengungkapkan, jika kebutuhan air bersih 2.500 pelanggan di Desa Kelangonan tidak mencukupi. Dari kebutuhan 44 liter/detik hanya bisa terpenuhi 22 liter/detik saja.

“Untuk itu PDAM  menyalurkannya dengan cara bergiliran. Satu minggu untuk warga di bagian atas dan seminggu berikutnya bagian bawah,” katanya di depan perwakilan warga.

Kades Kelangonan Muhajir mengatakan warga sudah menyepakati pengaturan air tetap dilakukan oleh PDAM, dan  Pipa valve yang dipasang PDAM langsung disegel sehingga warga tidak dapat membongkar seenaknya. Selanjutnya kata Muhajir, PDAM akan memberikan pipa tambahan. (vet)

 

Tinggalkan komentar anda