Mutasi Sekretaris Desa Dipertanyakan


MENGANTI(portalgresik.com) – Mutasi PNS di lingkungan Pemkab Gresik yang dilakukan Bupati belum lama ini ternyata menyisakan ketidakpuasan. Salah satunya mutasi yang menimpa sekretaris desa (Sekkdes) Desa Pelemwatu, Kecamatan Menganti dan Desa Sidoraharjo, Kecamatan Kedamean. Sutrisno, yang semula adalah Sekdes Pelemwatu dimutasi menjadi Sekdes Sidoraharjo, Kedamean. Sedangkan Suhariyono, Sekdes Sidoraharjo ‘lukir’ menjadi Sekdes Pelemwatu.
Merasa tidak puas dengan mutasi tersebut, keduanya berkeluh-kesah ke Forum Komunikasi Sekretaris Desa Indonesia (Forsekdesi) DPD Kabupaten Gresik. Melalui ketua Forsekdesi Gresik, Muanan, mempertanyakan alasan mutasi yang menimpa mereka ke Biro Kepegawaian Daerah (BKD) maupun Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Kabupaten Gresik.
‘’Kalau alasan mutasi adalah promosi, kok aneh karena mereka hanya lukir tempat saja. Kami maklum kalau mereka dimutasi ke Desa lain yang belum terisi Sekdes PNS,’’ kata Muanan menyuarakan aspirasi anggotanya.
Ditambahkan Muanan, saat ini dari 365 Desa/Kelurahan di Gresik baru 178 Desa/Kelurahan yang terisi Sekdes PNS berpangkat II/a maupun II/b .
Sementara kalau mutasi dilakukan dengan alasan kinerja, Muanan membeberkan kinerja Sutrisno dan Suhariyono selama ini cukup rajin. Bahkan telaah dari camat setempat untuk mempertimbangkan mutasi tersebut sudah dilayangkan ke BKD. ‘’Mereka ini sangat dibutuhkan di desanya, pelayanan yang mereka lakukan cukup bagus, kok tidak dipertimbangkan, bahkan telaah Camat juga tidak digubris,’’Kata Muanan kepada Portal-G, Rabu (21/3).
Forsekdesi curiga, mutasi ini sarat dengan nuansa like and dislike atau sentimen politis pihak-pihak tertentu. Sayang Forsekdesi tidak mau menyebut siapa pihak-pihak tertentu tersebut.
‘’Intinya kalau mutasi berupa promosi kami bisa terima tapi kalau sekedar lukir dan justru mengganggu pelayanan Sekdes ke publik, mohon dipertimbangkan lagi,’’harap Muanan.
Hingga hari ini, kedua Sekdes yang sudah mengantongi surat mutasi belum pindah ke tempat tugas baru masing-masing, karena surat perintah memulai tugas dari Camat juga belum mereka kantongi.(wok)

11 Komentar

  1. bill werung says:

    bukankah mutasi sekdes itu dapat dilaksanakan setelah 6 tahun….???

  2. Felix says:

    Mutasi Sekdes menjadi staff Kecamatan adalah Pengahrgaan, apalagi dibarengi dengan Kenaikan Pangkat dan penyesuaian Ijasah. Tetapi kalau mutasi Sekdes cuma pindah lokasi unit kerja sepanjang yang bersangkutan tidak berkeberatan, maka hal tersebut adalah sah-sah saja bagi yang bersangkutan; akan tetapi itu secara PP 45 Tahun 2007 tentang pengangkatan Sekdes menjadi PNS; hal tersebut tetap melanggar aturan, karena Sekdes sebelum 6 Tahun; tidak bisa dimutasikan atau memohon mutasi apapun alasannya.

  3. zulfinasran says:

    dengan diangkatnya sekds mnjdi PNs maka melekat kpd ybs aturan2 tntang kpgwaian.akan tetapi krn skds diangkt mnjdi pns dgn cara khusus maka ybs ada atran khusus dlm plaksanaan tgasnya trmasuk msalah mutasi dpt dlakukan stlah 6th terhtung sejak Tmt SK. prlu dpahami bhwa mtasi yg dmaksud 6thn dpt dlakukan apabla berpndah ke SKPD.tp untk posisi tetap pd jbatan sekdes dpt dlakukan,dan mutasi PNS mutlak menjdi kewenangan BUPATI…Walaupn dmikian smoga mutasi yg dilakukan bukan krna faktor X..

  4. JULI RAHARJO says:

    hal itu bsa saja terjadi karna di Negri kita masi bsa diatur oleh orang2 yg berkuasa dan berduit…atau ada kepentingan Politik di dlmnya…namaun yg perlu dipertanyakan, apakah hal tersebut sudah sesuai dengan peraturan yg berlaku, sementara sekdes bsa di Mutasikan apabila sudah menjalankan tugasnya selama 6 thun…????!!!

  5. forsekdes lamongan says:

    untuk apa sekdes dijadikan pns kalau hanya menambah beban bagi sekdes itu sendiri Bargaining posisi sekdes sangat lemah dan apakah harus dibuat lebih lemah. Ibarat sebuah keluarga, bupati adalah bapaknya dan sekdes adalah salah satu anaknya, ini yang harus direnungkan jangan hanya menomorsatukan emosi sesaat ”ingat rosullulloh tidak pernah mengusir atau menyakiti siapapun meskipun dia jahat apalagi berprestasi, dan pastinya hukum alam yang akan bertindak apabila terjadi pengusiran2 kepada orang yang notabene baik”

  6. tanjung bunga says:

    Walaupun ada ketentuan setelah 6th br bisa pindah bg sekdes, namun dibagian penjelasan dr PP 45; 6 tahun atau disesuaikn dg masa jabatn kepala desa.

  7. madjaf says:

    oke juga dinaikkan pangkatnya melalui pangkat istimewa bagi pns yang kenerja baik termasuk sekdes

  8. Dayon says:

    itu mungkin kesalahan pemerintahan kita… banyak sekdes di daerah yg gk pecus/gaptek. parahnya lg di desa ngrambe,kab ngawi sekdes di situ sangat meresahkan,dan tidak bisa memberi contoh yg baik pd rakyatnya. saya setuju kalau mutasi itu di permudah!

  9. RUKMANA UKAN says:

    Kata lokir ada dalam permainan catur, jadi kata “CATUR” kepanjangan dari “Loncat Diatur”. makanya apapun bisa terjadi dan diatur

  10. Jazeri says:

    Orang yang baik adalah orang yang mau mensyukuri atas nikmat Tuhan, kita diangkat PNS tanpa pernah kita meminta kita wajib bersyukur, andaikata kita dipindah juga disyukuri karena itu adalah keputusan Tuhan cuma melalui pejabat yang berwenang, Ingat kawan Tuhan lebih tahu apa yang terbaik bagi kita.

    • caban says:

      Kalo baca pasal 118 UU Desa nampaknya ada rencana Sekdes dimutasi, tapi tinggal PPnya nanti dan Perda yang menjadi pedoman tehnisnya. Rekan-rekan carik kita tahu dalam UU itu tugas Carik akan semakin berat,apapun yang jadi keputusan kita ikuti tetap atau mutasi. Kalo tetap gajinya tambah berapa juta kalo mutasi dapat uang tranport berapa juta perbulan

Tinggalkan komentar anda